Banguncipto, Sentolo. Bukan sekadar sebidang tanah — ini posisi di dalam Kawasan Peruntukan Industri Sentolo, di desa yang namanya sudah disebut sebagai salah satu titik rencana exit tol Solo–Jogja–YIA. Sertifikat SHM, lebar muka 11 meter, tepi jalan aspal, listrik PLN sudah masuk — siap dibangun atau ditahan sampai kawasannya matang.
Alih-alih hanya melihat foto, geser panorama di bawah ini untuk menyusuri langsung jalan aspal di depan lokasi — lebar jalannya, rapat tidaknya rumah warga, dan suasana sekitarnya bisa Anda nilai sendiri dari rumah, dengan citra apa adanya dari Google.
Bangunan bisa direnovasi, harga bisa dinegosiasi. Lokasi tidak. Inilah yang membuat titik ini berbeda dari kavling kebanyakan di Kulon Progo.
Pemkab Kulon Progo merencanakan tiga pintu keluar tol di wilayahnya — dan Banguncipto adalah salah satu titik yang disebut, bersama utara Wates dan utara YIA, pada koridor Tol Solo–Jogja–YIA.
Status: rencana / dalam pembangunanDalam RTRW Kabupaten Kulon Progo, Banguncipto tercatat sebagai salah satu desa dalam delineasi KPI Sentolo — kawasan yang sudah mulai dilirik industri farmasi, kosmetik, dan peralatan listrik.
Sumber: RTRW Kulon ProgoSekitar 30 menit berkendara ke Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), sekitar 9 km ke Stasiun Wates di jalur utama Yogyakarta–Kutoarjo, dan sekitar 45 menit ke pusat Kota Yogyakarta.
Jarak perkiraanBanyak tanah investasi dijual di lokasi yang masih kosong melompong. Yang ini tidak: rumah sakit, pasar, sekolah, bank, SPBU, polsek, dan masjid sudah ada lebih dulu di sekitarnya.
Rumah sakit umum daerah Kulon Progo, beralamat di Banguncipto — desa yang sama dengan lokasi tanah ini.
± 1 menitStasiun pengisian bahan bakar di jalur utama Sentolo, mudah dijangkau setiap hari.
± 700 mPasar tradisional terdekat untuk kebutuhan dapur harian, tanpa perlu jauh-jauh ke pusat kecamatan.
± 1,2 kmTempat ibadah tersedia di lingkungan sekitar, dalam jarak jalan kaki.
Jalan kakiSekolah lengkap dari jenjang dasar hingga menengah atas tersedia di sekitar lokasi — cocok untuk keluarga.
Sekitar lokasiLayanan perbankan dan ATM di kawasan Sentolo — praktis untuk transaksi maupun keperluan pembiayaan.
Kawasan SentoloKantor kepolisian sektor berada di kawasan yang sama — lingkungan lebih terjaga dan aman untuk ditinggali.
Kawasan SentoloStasiun besar Kulon Progo di jalur Yogyakarta–Kutoarjo, melayani kereta jarak jauh antarkota.
± 9 kmLayanan pos dan pengiriman untuk keperluan surat-menyurat maupun paket sehari-hari.
± 1,8 kmSekitar 30 menit berkendara ke bandara internasional utama DIY di Temon, Kulon Progo — gerbang udara yang menjadi pendorong utama pertumbuhan kawasan barat Yogyakarta.
± 30 menitNilai tanah bergerak mengikuti infrastruktur dan aktivitas ekonomi di sekitarnya. Di sekitar titik ini, tiga hal itu sedang berjalan bersamaan.
Ruas tol yang menghubungkan Solo, Yogyakarta, hingga Bandara YIA ditargetkan beroperasi bertahap. Kulon Progo direncanakan memiliki tiga pintu keluar, salah satunya di wilayah Banguncipto.
Sejak YIA melayani penerbangan secara penuh, aktivitas ekonomi di koridor Wates–Sentolo terus tumbuh: hunian, pergudangan, dan layanan pendukung bandara bergerak ke arah barat Yogyakarta.
Kawasan Peruntukan Industri Sentolo dilaporkan mulai diminati pelaku industri farmasi dan kosmetik. Setiap pabrik yang masuk membawa pekerja — dan pekerja membutuhkan tempat tinggal, warung, kos, dan layanan di sekitarnya.
Peta menunjukkan kawasannya. Jadwal survei kami atur langsung lewat WhatsApp untuk peminat yang serius.
| Luas tanah | 360 m² |
| Lebar muka (frontage) | 11 meter |
| Perkiraan panjang ke belakang | ± 32,7 meter |
| Harga per meter | Rp 4.500.000 |
| Harga total | Rp 1.620.000.000 |
| Status sertifikat | SHM (Hak Milik) |
| Status hukum | Bebas sengketa · tidak diagunkan · tidak disita |
| Jalan depan | Aspal, ± 4 meter |
| Listrik | PLN sudah masuk |
| Desa / Kecamatan | Banguncipto, Sentolo |
| Kabupaten | Kulon Progo, D.I. Yogyakarta |
| Kode pos | 55199 |
Statusnya SHM (Sertifikat Hak Milik) — bentuk kepemilikan tanah paling kuat di Indonesia, tanpa batas waktu, dan paling mudah diproses untuk balik nama maupun dijadikan agunan bank. Dokumen dipersilakan dicek langsung oleh Anda atau notaris/PPAT pilihan Anda sebelum transaksi, dan siap diproses ke tahap AJB.
Harga Rp 4,5 juta/m² masih terbuka untuk didiskusikan bagi pembeli yang serius. Silakan hubungi langsung via WhatsApp untuk membicarakan penawaran Anda.
Sangat dianjurkan. Silakan hubungi via WhatsApp untuk menjadwalkan waktu kunjungan — Anda bisa melihat langsung bentuk tanah, kondisi jalan depan, dan lingkungan sekitarnya.
Ya. Tanah ini bebas sengketa, tidak sedang diagunkan ke bank mana pun, dan tidak dalam status sitaan. Sertifikatnya SHM dan dokumennya dipersilakan dicek langsung oleh Anda maupun notaris/PPAT pilihan Anda sebelum transaksi — termasuk pengecekan keaslian sertifikat di Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Kulon Progo.
Perlu dipahami secara jujur: rencana exit tol dan pengembangan KPI Sentolo adalah program pemerintah yang masih berjalan dan jadwalnya bisa berubah. Karena itu, nilai tanah ini tetap berdiri pada hal-hal yang sudah nyata hari ini — sertifikat SHM, lebar muka 11 meter, tepi jalan aspal ± 4 meter, listrik PLN sudah masuk, Bandara YIA sekitar 30 menit, serta RSUD Nyi Ageng Serang, pasar, sekolah SD–SMA, bank, SPBU, polsek, dan masjid yang semuanya sudah beroperasi di sekitarnya. Katalis di atas adalah potensi tambahan, bukan satu-satunya alasan membeli.
Dengan lebar muka 11 meter dan luas 360 m², tanah ini fleksibel: rumah tinggal dengan halaman luas, ruko atau tempat usaha menghadap jalan, kos-kosan untuk pekerja kawasan industri, atau sekadar ditahan sebagai aset jangka panjang.
Sertifikat SHM, bebas sengketa, tidak diagunkan — tinggal cek dan proses. Kalau Anda sedang mencari posisi di Kulon Progo sebelum kawasannya matang, mari bicara langsung atau jadwalkan survei akhir pekan ini.
Chat WhatsApp